Call Of Duty Modern Warfare







Call Of Duty Modern Warfare
sapa para games yang tak tau tentang Call Of Duty Modern Warfare pasti udah pada tau semua tentang games yang satu ini , soalnya games ini yang pertama kali gua lihat sebagai games perang dengan grafik games yang sangat keren , mulai dari senjata hingga properti yang lainnya . udah pada punya games ini kan di PC atau laptop kalian? gimana setuju sama pendapat gua kan ? .
Oke ini ulasan tentang  Call Of Duty Modern Warfare


Call of Duty 4: Modern Warfare adalah first person shooter  yang dikembangkan oleh Infinity Ward dan dipublikasikan oleh Activion untuk PC, Nintento DS, Playstation 3 dan Xbox 360 . Ini adalah produk keempat untuk Call Of Duty serial permainan video. Permainan ini diumumkan pada tanggal 25 April 2007 . Permainan ini dirilis pada tanggal 6 November 2007 di Amerika Utara , pada tanggal 7 November 2007 di Australia, dan pada tanggal 9 November 2007 di Eropa. Game ini telah terjual sebanyak 13 juta unit


Karakter yang ada dalam Call Of Duty  :


Captain John Price/Bravo 6 (Billy Murray), anggota SAS Resimen 22 dalam game selalu berperan sebagai NPC kecuali dalam 2 misi flashback (All Ghillied Up dan One Shot, One Kill), Gaz/Bravo 5 (Craig Fairbrass)adalah tangan kanan Kapten Price yang juga menjadi atasan Soap, Letnan Vasquez/Bravo 6 (David Sobolov) adalah pemimpin dari skuad Jackson / Tim Bravo USMC (yang berarti atasan dari Jackson) dan Sersan Staf Griggs (Mark Grisby), anggota USMC yang berperan dalam sebagian besar permainan kecuali SAS Campaign, Sersan Kamarov, teman lama Kapten Price dan Gaz yang memimpin Partai Loyalis Rusia yang Pro-pemerintah dan Nikolai (Sven Holmberg), informan Kapten Price yang menyusup dalam Partai Ultranasionalis Rusia yang Antipemerintah yang diselamatkan oleh Tim Bravo SAS, Kapten MacMillan (Zach Hanks), dan Kapten "Deadly" Pelayo, seorang pilot helikopter wanita yang diselamatkan oleh skuad Jackson ketika ia mengalami kecelakaan.




berikut ini adalah karakter yang menjadi lawan kita di Call Of Duty :


Keempat antagonis utama dalam permainan ini tergabung dalam asosiasi "Four Horsemen" yang mengendalikan Partai Ultranasionalis Rusia yang Antipemerintah dan OpFor (Opossing Force) yang berbasis di Timur Tengah. Mereka berempat adalah:
1. Vladimir A. Makarov/First Horsemen: Ia yang memerintahkan pengeboman nuklir pada hari terakhir Invasi Amerika Serikat ke Jazirah Arab. Setelah terbunuhnya Zakhaev, ia menggantikannya dan melakukan berbagai kejahatan dan Ultranasionalis berhasil menguasai Rusia
2. Khaled Al-Asad/Second Horsemen: Pemimpin dari Partai OpFor yang mengkudeta dan membunuh Al-Fulani. Ketika invasi Amerika Serikat datang ke ibukota negara tersebut, ia tidak ada di sana, sebaliknya 30.000 pasukan AS terbunuh akibat pengeboman nuklir yang dilakukan Makarov.
3. Viktor Zakhaev/Third Horsemen: Putra dari Imran Zakhaev, ia yang mengantarkan Al-Fulani ke tempat pengeksekusiannya, Viktor bunuh diri ketika pasukan gabungan SAS-USMC berusaha menangkapnya.
4. Imran Zakhaev/Fourth Horsemen: Ia adalah ayah dari Viktor dan pemimpin Partai Ultranasionalis yang ingin mewujudkan kembali Uni Soviet seperti masa kejayaannya dulu. Pada tahun 1996, ia bermaksud untuk menukar nuklir dengan emas, tetapi Kapten (sekarang Jenderal) MacMillan dan Letnan (sekarang Kapten) Price memutuskan lengannya. Zakhaev kemudian membentuk Partai Ultranasionalis yang memberontak terhadap Pemerintah Rusia dalam Perang Sipil Rusia Kedua. Ia membantu kudeta OpFor terhadap negara yang dipimpin oleh Al-Fulani, mengirimkan 2 paket nuklir terhadap Khaled Al-Asad yang salah satunya tenggelam ke dasar laut dan meluncurkan 2 rudal balistik yang mengancam 41 juta jiwa di pantai timur Amerika Serikat sebagai balasan kematian putranya. Ia tewas dengan tembakan dari M1911.45 Colt milik Price yang diberikan kepada Soap.


Pada tahun 1996, Kapten MacMillan bersama Letnan Price berusaha memasuki Pripyat, Uni Soviet (sekarang Ukraina) dalam misi pembunuhan dari Pemerintah Inggris untuk membunuh Imran Zakhaev. Pada misi All Ghillied Up, mereka berdua secara senyap membunuh dan melewati banyak penjaga, termasuk melewati sebuah konvoi besar Ultranasionalis mereka sampai di hotel untuk menunggu Zakhaev.
Kemudian pada misi One Shot, One Kill, mereka menunggu rombongan Zakhaev dengan sabar selama 3 hari. Ketika Zakhaev datang, Price yang memegang senapan tembak jitu dengan arahan MacMillan menunggu saat yang tepat. Ketika helikopter Ultranasionalis datang dan pergi secepatnya, segera Price menembak tepat ke arah kepala, tetapi (meskipun ke arah manapun pada tubuh Zakhaev) peluru meleset dan memutuskan lengan kirinya, MacMillan berkata "trauma dan pendarahan akan mengurus sisanya".
Segera, helikopter yang menghalangi sesaat tadi datang, dan sebelum sempat menembak dijatuhkan Price dengan membunuh pilotnya. MacMillan dan Price segera menuruni hotel itu yαng dihancurkan helikopter kedua setelah mereka turun. Sementara bantuan musuh datang, mereka berdua kabur ke salah satu bangunan. Ketika mereka keluar, helikopter kedua datang, dan segera jatuh dengan tembakan Price dan MacMillan bersama-sama. Tetapi helikopter itu jatuh tepat ke arah MacMillan dan ketika berusaha kabur, ia terjatuh dan kakinya patah tertimpa helikopter.
Price sambil membawa MacMillan ke tempat ekstrasi juga melawan musuh yang datang. MacMillan jika diturunkan akan membantu melawan musuh memanggil tim untuk mengekstrasi mereka. Ketika sampai, Price meletakkan MacMillan ke tempat yang aman dan tempat untuk membantu Price yαng menyiapkan claymore dan bom C4 untuk musuh yang datang.
Sementara menunggu, mereka berdua membunuh sebanyak mungkin musuh yang datang supaya tidak menganggu tim ekstrasi. Ketika tim ekstrasi datang, Price membawa MacMillan masuk ke helikpoter dan membawa mereka berdua keluar dari Pripyat. Misi itupun gagal karena Zakhaev diselamatkan Makarov dan temannya, Yuri dan iapun membangun kekuatan besar untuk melakukan pemberontakan terhadap pemerintah Rusia.


Pada misi pertama Soap menjalani latihan dibawah komando Gaz dan Price, kemudian mereka bertiga dan tim lainnya memasuki sebuah kapal milik Ultranasionalis yang diduga membawa paket nuklir di Selat Bering. Sebelum mereka sempat melihat isinya, sebuah MiG-29  menghancurkan kapal tersebut. Soap hanya berhasil mengambil manifestonya. Kemudian Presiden Yasir Al-Fulani dijemput paksa ke tempat eksekusinya dengan mobil yang ditumpangi oleh Viktor Zakhaev. Sesampainya disana, Imran Zakhaev menyerahkan Desert Eaglenya kepada Khaled Al-Asad dan Al-Asad segera mengeksekusi Al-Fulani. Esoknya, Tim Bravo 6 SAS (Price, Gaz dan Soap) memasuki sebuah desa untuk menyelamatkan Nikolai, informan Price yang berperan dalam misi di kapal dengan bantuan Loyalis pimpinan Kamarov.
Ketika helikopter mereka melitasi Komi, Rusia Barat, sebuah SAM menjatuhkan helikopter dan menewaskan pilotnya. Price, Gaz, Nikolai dan Soap berusaha melewati pasukan musuh yang mencari mereka, termasuk menyelamatkan seorang petani. Bantuan untuk ekstrasi dari Baseplate, komandan SAS, termasuk sebuah AC-130 "Wildfire" memudahkan mereka berempat diekstrasi dari Rusia. Siangnya, pasukan USMC menyerang wilayah kekuasaan Al-Asad, Tim Bravo 6 USMC (Vasquez, Griggs, Jackson dan yang lain) berusaha mencari dan membunuh Al-Asad di Kuwait. Sayangnya ketika semua bangunan target dikuasai, Al-Asad tidak ada di sana.
Esok paginya mereka pergi ke Al Qunfudhah untuk menyelamatkan sebuah tank M1A2 abrams "War Pig" yang rusak. Jackson menghabisi sepasukan tank T-72 dengan Javelin dan dengan bantuannya, War Pig berhasil diselamatkan. Siangnya dengan bantuan War Pig, Tim Bravo 6 mengamankan Al Qunfudhah dan pergi dari sana untuk menangkap Al-Asad di Ahvaz, ibukota Al-Asad tanpa Griggs. Malangnya, Jackson, Vasquez dan sekitar 30.000 prajurit USMC dan pasukan OpFor tewas dalam ledakan bom nuklir yang diledakkan oleh Makarov. OpFor mengklaim kemenangan dalam perang tersebut.
Nikolai yang sekarang aman di Hamburg, Jerman mengirimkan intel kepada Price tentang lokasi sebenarnya Al-Asad di Azerbaijan. Diniharinya, tim Bravo SAS bersama dengan tentara dan helikopter Mi-28 Loyalis "Mosin 2-5" menyerbu sebuah desa di Azerbaijan dan berhasil menemukan Al-Asad. Price menginterogerasinya tentang peristiwa bom nuklir. Ketika diinterograsi, hp Al-Asas berdering dan Gaz segera menyerahkannya kepada Price. Setelah mendengar suara dan ID pemanggil, Price langsung membunuh Al-Asad dengan pistol M1911.45 Colt miliknya. Ketika Gaz bertanya siapa sang pemanggil, Price hanya menjawab "Zakhaev, Imran Zakhaev."
Price langsung menceritakan tentang Zakhaev dan misi pembunuhan olehnya dan MacMillan. Dan 8 jam kemudian mereka menghadang serangan pasukan Zakhaev yang berniat membunuh mereka sementara menunggu tim penjemputan. Sementara tentara, helikopter pembawa dan tank Ultranasionalis semakin mendekat, Soap segera menghancurkan tentara dengan ranjau, helikopter dengan RPG-7 dan Tank dengan Javelin. Ketika mereka semakin putus asa, pesawat tempur datang dan Soap segera memberi petunjuk untuk menghancurkan musuh. Akhirnya tim ekstraksi datang dan tim Bravo 6 SAS segera turun ke bawah untuk dijemput oleh tim Bravo 6 yang baru dan dipimpin oleh Griggs.
Dalam misi gabungan untuk membunuh Imran Zakhaev, Bravo 6 (SAS dan USMC) berusaha menangkap Viktor Zakhaev untuk mengorek informasi tentang ayahnya besok paginya. Sialnya setelah penyamaran dan pengejaran yang sulit, Viktor bunuh diri dengan pistol M1911.45 Colt miliknya. Segera Zakhaev mengeluarkan ultimatun yang berisi tentang ancaman nuklir yang akan menghancurkan Pantai Timur Amerika Serikat. Besoknya tim Bravo 6 segera diterjunkan di Pegunungan Altai, Rusia untuk menghentikan peluncuran rudal balistik nuklir Zakhaev. Griggs yang terpisah dari rombongan segera diselamatkan timnya. Ketika Griggs berterimakasih, Price mengungkapkan alasannya menyelamatkan Griggs karena ia memegang semua bom C4.
Setelah memutus aliran listrik dan memasuki perimeter luar, pasukan Ultranasionalis segera menghadang mereka. Setelah sampai dan bertemu regu penembak jitu SAS mendadak Zakhaev meluncurkan 2 rudal balistik. Segera mereka semua berusaha untuk memasuki pusat peluncuran rudal sebelum sempat menghancurkan Washington D.C.  Di dalam, mereka diberitahu bahwa ada waktu 15 menit sebelum "kehancuran". Untungnya Soap berhasil memasukkan kode pembatalan dan kedua rudal hancur di ruang angkasa. Segera, Zakhaev kabur dengan dikawal pasukannya dan tim Bravo mengejarnya. Pengejaran dilakukan sampai helikopter Zakhaev menghancurkan jembatan dan meledakkan truk tanker yang membuat tim Bravo 6 hampir pingsan. Zakhaev dan 2 orang pasukannya datang dan membunuh 2 tentara SAS, Griggs yang melindungi Soap dan ia sendiri membunuh Gaz yang baru tersadar. Ketika mereka bertiga akan mencari tentara lain yang selamat, helikopter mereka dihancurkan helikopter Loyalis yang datang untuk menyelamatkan Soap dkk. Price yang hampir pingsan melemparkan pistol M1911.45 Colt miliknya kepada Soap. Iapun segera membunuh Zakhaev dan 2 pengawalnya dan Kamarov datang dan meletakkan Soap ke atas helikopter dan Price ketika disadarkan seorang tentara Loyalis tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan (Price selamat dan bersama Soap memburu Vladimir Makarov). Sebelum kredit bergulir, pembawa berita menyatakan kapal kargo (kapal pembawa nuklir) yang tenggelam di Selat Bering tidak ditemukan dan Viktor Zakhaev dilaporkan meninggal karena kecelakaan mobil di Volgograd. Kreedit pun bergulir dan di akhir kredit, gambar Price, Gaz, Vasquez dan Griggs muncul bersama tulisan "Semper Fi"

Yaa , itu semua jalan cerita dalam Call of Duty Modern War . let's play the gemas gan !!


0 komentar: